Selasa, 01 Februari 2011

Penemuan Vaksin Tb Terbaru

PENELITI asal Denmark berhasil menciptakan vaksin baru untuk penyakit tuberkulosis (Tb). Bedanya, vaksin ini mampu mengatasi penyakit tersebut sebelum bahkan sesudah terinfeksi.

BBC, Senin (24/1), melaporkan hadirnya obat ini tentu bisa memberikan perlindungan dari Tb lebih lama bahkan bertahun-tahun. Tb adalah penyakit paru-paru yang menyebabkan beberapa gejala seperti nyeri dada, batuk, dan penurunan berat badan. Bila tidak diobati, penyakit ini dapat mematikan. Namun, hanya dalam sejumlah kecil kasus, kurang dari 5 persen, gejala langsung muncul segera setelah terinfeksi.

Pada lebih dari 90 persen kasus Tb, bila Mycobacterium tuberculosis telah menyerang tubuh, terjadi perubahan kimia dalam tubuh dan bakteri ini akan bersembunyi. Biasanya, bakteri tidak pernah keluar dari persembunyiannya, tapi di sekitar 10 persen dari kasus Tb. Bakteri itu bisa muncul kembali, dengan kata lain kambuh. Ini bisa terjadi beberapa tahun bahkan puluhan tahun kemudian dan memicu gejala parah.

Sementara itu, vaksin yang ada saat ini, seperti vaksin BCG, hanya ampuh jika diberikan sebelum terinfeksi bakteri. Maka itu, vaksin itu tak mampu mengobati infeksi, tetapi bisa mencegah gejala akut dan kekambuhan penyakit

Akan tetapi, begitu bakteri telah berubah ke dalam bentuk laten, penyakit ini secara efektif akan kebal terhadap vaksin. Tb bisa kembali muncul setelah efek vaksin telah terhenti.

Adapun vaksin jenis terbaru telah berhasil diujicobakan pada hewan. Apabila juga berhasil pada manusia, tentu semua permasalah di atas bisa teratasi. Kini, vaksin jenis terbaru telah dikembangkan di Institut Statens Serum di Copenhagen dengan menggabungkan protein yang memicu reaksi kekebalan untuk kedua bentuk aktif dan laten Mycobacterium.

"Nantinya vaksin ini mungkin diberikan kepada anak yang telah terinfeksi sehingga mereka akan terlindungi dari Tb hingga dewasa," kata peneliti Peter Andersen. Hasil studi ini pun telah diterbitkan di jurnal Nature Medicine edisi Januari 2011. (Pri/OL-06)

http://www.mediaindonesia.com/mediahidupsehat/index.php/read/2011/01/30/3646/9/Vaksin-Tb-Terbaru-Bekerja-Meski-Terinfeksi

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar