Kamis, 26 Mei 2011

Balasan Bagi Ibu yang Baik

Dari Ibn 'umar radiyallahu'anhu, Rasulullah bersabda,"Perempuan yang hamil hingga melahirkan dan menyapih anaknya akan mendapat pahala seperti pahala orang yang terluka di jalan Allah. Jika ia meninggal dalam masa itu, ia akan mendapatkan pahala mati syahid." (H.R Ibn Al-Jauzi)

Dari Rasyid bin Hubaisy: Rasulullah menjenguk 'Ubadah bin Al-Shamith yang sedang sakit. Beliau bertanya,"tahukah kalian , siapa orang yang mati syahid dari umatku?" Orang-orang yang ada disana diam saja. Lalu, 'Ubadah berkata,"bantulah aku untuk duduk!" Mereka pun menyandarkannya,'Ubadah berkata,"Yaitu orang yang sabar dan selalu bersyukur, ya Rasulullah!" Beliauu bersabda,"Jiak demikian, para syahid dari umat-ku jumlahnya sangat sedikit. Orang yang gugur dijalan Allah adalah syahid, orang yang meninggal karena penyakit pes (tha'un) adalah syahid, orang yang mati tenggelam adalah syahid, orang yang meninggal karena penyakit perut adalah syahid, dan ibu yang meninggal karena melahirkan akan ditarik ke syurga oleh anaknya." (H.R Muslim dan Abu Dawud)

Dari Abu Hurairah radiyallahu'anhu: Ada dua perempuan sedang duduk bersama anak-anaknya. Tiba-tiba datang seekor serigala dan merengggut anak seorang perempuan itu. Perempuan yang satu berkata,"Serigala telah merenggut anakmu." Perempuan yang lain berkata,"Serigala itu merenggut anakmu." Mereka mengadukan hal itu kepada Nabi Daud 'alaihissalam. Lalu Daud memutuskan bahwa anak yang selamat itu adalah anak dari perempuan yang lebih tua. Lalu , mereka menemui Sulaiman bin Daud dan memberitahukan hal itu kepadanya. Sulaiman berkata, "Ambillah pisau. Aku akan sembelih anak ini untuk dibagi di antara kalian berdua." Perempuan yang lebih muda berkata,"Jangan lakukan--semoga Allah merahmatimu! Biarlah ia menjadi anaknya." Sulaiman pun memutuskan bahwa anak itu adalah anak dari perempuan yang lebih muda. (H.R Al-Bukhari dan Muslim)

Dari Abu Hurairah radiyallahu'anhu: Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam bersabda,"Aku adalah orang pertama yang membuka pintu surga. Kulihat seorang perempuan mendahuluiku. Aku bertanya kepadanya,'Apa yang telah kamu lakukan?' Perempuan itu menjawab,'Aku adalah perempuan yang mengasuh anak-anakku yang sudah yatim, yakni tidak menikah lagi sepeninggal suaminya dan mengurus anak-anak." (H.R Abu Ya'la)

Dari Abu Umamah radiyallahu'anhu: Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam melihat seorang perempuan yang membawa anak-anaknya. Anak yang satu di gendong, sedangkan anak-anaknya yang lain berjalan di belakangnya. Rasulullah bersabda," Ibu-ibu yang mengandung, melahirkan, dan menyayangi anak-anaknya, jika mereka tidak mendurhakai suami dan mendirikan shalat, nisacaya mereka masuk surga." (H.R Al-Hakim)

Dari Anas bin Malik radiyallahu'anhu: Seorang perempuan menemui 'A'isyah radiyallahuanha. Aisyah memberinya tiga buah kurma. Lalu, perempuan itu memberikan kirma kepada dua anaknya, masing-masing satu buah. Ia sendiri memegang satu sebuah kurma untuk diirnya. Setelah kedua anak itu menghabiskan kurma mereka masing-masing, mereka memandang kepada ibunya. Perempuan itu membelah kurma yang ada ditangannya dan membagikannya kepada kedua anaknya. Kemudian Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam datang dan 'Aisyah memberitahukan hal tersebut kepadanya. Rasulullah shallallahu'alihi wa sallam bersabda," Apa yang membuatmu kagum terhadap hal ini? Allah telah merahmatinya karena kasih sayangnya kepada anak-anaknya."(H.R Al-Bukhari)




bersambung...

sumber:
100 Pesan Nabi untuk Wanita oleh Badwi Mahmud Al-Syaikh

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar