Sabtu, 09 April 2011

Cukuplah Allah di Sisiku

Ketika hati hanya bisa merasa
ketika raga tak mampu lagi menahan dan menolak
Ketika pikiran hanya bisa bertanya apa yang terjadi
Ketika jiwa hanya bisa pasrah menikmati yang dihadapi
Kehancuran, Kegelisahan, Kealpaan, Kehilafan, Kehampaan

Semuanya tak dapat berkutik
Kecuali satu
Hati nurani ini, Kalbuku
Yang senantiasa mengalihkan semua persoalan menjadi lebur di hempaskan satu hal yang sangat kuat
Iman
Keyakinan yang terus dapat menguatkan jiwa raga
Begitu beratpun masalah yang ku hadapi
Yang mungkin sempatku ku terjatuh karenanya
Namun ku dapat berdiri lagi
Berdiri dengan lebih tegar
Ku tahu, ombak masalah itu kerap kali datang tanpa disangka
Ku tahu, aku akan menahan itu sekuat mungkin
Bak batu karang yang terus dihantam, namun tiada gentar untuk bertahan dan melawan

Tak perlu lah orang lain tahu
Biar ku pendam sendiri saja
Cukup Allah sebagai penolongku
Hanya Dialah yang bisa menenangkan aku
Hanya Dia mengerti dan memahami apa yang ku butuhkan
Hanya Dia yang mampu menyayangiku seutuhnya
Karena Dia adalah Rabb ku
Penciptaku
Ku yakin Dia akan selalu memberikan yang terbaik bagiku
Aku yakin

Bandung, 6 Jumadil Awwal 1432
09.16 wib

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar