Selasa, 25 Januari 2011

Apel Bisa Jinakkan Kolesterol

 Sebuah apel sehari dapat menjauhkan Anda dari dokter. Itu suatu
ungkapan yang sering didengar terutama di negara Barat. Dan penelitian terbaru
dari para ahli di universitas Cornell membuktikan hal tersebut.
Penelitian ini memberikan bukti yang lebih jauh akan manfaat mengkonsumsi buah
apel dalam mengurangi risiko penyakit jantung. Karena di dalam buah apel
terdapat keuntungan ganda yang bermanfaat bagi kolesterol dalam darah.
Penelitian dengan menggunakan sel hati manusia, menunjukkan bahwa
antioksidan yang ada dalam apel berpotensial dalam menurunkan kolesterol LDL
(Low Density Lipoprotein) yang sering disebut dengan ''kolesterol buruk'', dengan
cara menstimulasi produksi dari reseptor LDL dalam sel hati. Dengan begitu, akan
membantu mengeluarkan kolesterol dalam darah. Seperti efek yang ditemukan
dalam obat penurun kolesterol golongan statin.
Keuntungan kedua yang ditemukan, bahwa buah apel dapat mencegah kolesterol
LDL mengalami oksidasi menjadi LDL teroksidasi. LDL teroksidasi merupakan bentuk
LDL yang berbahaya, yang dapat menyebabkan risiko terjadinya serangan jantung
dan stroke.
Menjelang usia senja, biasanya orang khawatir dengan kedua penyakit berat
tersebut. Tapi bagi kaum pria, waspadalah, karena kemungkinan penyakit ini akan
datang lebih dini. Stroke adalah penyumbatan darah secara tiba-tiba ke otak.
Kebanyakan stroke terjadi karena tersumbatnya sa-luran arteri yang mengalirkan
darah menuju otak (stroke ischemic).
Selain itu dapat juga disebabkan oleh masuknya darah ke jaringan otak ketika
saluran nadi darah terputus/robek (stroke hemorrhagic). Jika gejala stroke
berlangsung pada jangka waktu yang pendek (kurang dari 1 jam), disebut stroke
kecil atau (transient ischemic atack - TIA). Stroke merupakan penyebab utama
kelumpuhan dan merupakan penyebab kematian nomor 3 di Amerika. Lebih dari
600.000 orang Amerika terserang stroke setiap tahunnya dan 150.000 di antaranya
meninggal. Gejala umum stroke adalah kelumpuhan pada wajah, tangan atau
kaki, lebih sering kelumpuhan separuh badan.
Beberapa gejala awal stroke adalah seperti: mati rasa pada wajah, lengan, atau
kaki, terutama pada separuh badan; Kebingungan, sulit berbicara atau memahami
pembicaraan. Kehilangan penglihatan pada satu atau kedua mata. Kesulitan
berjalan, pusing, kehilangan koordinasi. Sakit kepala tanpa sebab yang jelas.
Hasil penelitian di National Cholesterol Education Project sebagaimana dikutip
sebuah situs menyebutkan, pria berusia 20-30 tahun dengan kadar kolesterol total
berlebihan, berisiko meninggal 2-3,5 kali akibat serangan jantung dibanding pria
sebaya normal. Yang memprihatinkan, usia harapan hidup mereka 4-9 kali lebih
pendek.
Banyak faktor yang menyebabkan seseorang memiliki kadar kolesterol tinggi,
antara lain riwayat keluarga, kegemukan (obesitas), diet kaya lemak, kurang
olahraga, merokok, minuman alkohol, diabetes yang tidak terkontrol dengan baik,
kelenjar tiroid yang kurang aktif, kelenjar hipofisis yang terlalu aktif, dan gagal ginjal.
Sebegitu ganaskan kolesterol itu? Tidak selamanya. Sebab sebenarnya tubuh kita
membutuhkan kolesterol. Anda barangkali tak menyangka bahwa kolesterol
memberi banyak manfaat bagi tubuh kita. Antara lain, diperlukan oleh jaringan
otak dan saraf. Kolesterol merupakan bahan baku pembentukan garam empedu
yang perannya mengikat lemak darah sebelum sempat menumpuk di usus.
Kolesterol juga dibutuhkan untuk memproduksi hormon seks. Produksi hormon ini
akan terganggu jika kolesterol terlalu rendah. Akibat ketidakcukupan asupan lemak
pembentuk kolesterol menjadi salah satu penyebab tulang keropos, di samping
kekurangan kalsium.
Kolesterol baru akan menimbulkan masalah, ketika jumlahnya melebihi ambang
batas. Bagaimana seseorang dikatakan kelebihan kolesterol? Orang dikatakan
kelebihan kolesterol jika jumlah dua lemak utama, yakni kolesterol dan trigliserida
dalam darahnya tinggi. Sebagai patokan, kadar kolesterol total yang ideal adalah
140-200 mg/dl. Lebih dari kisaran itu termasuk abnormal. Sebagimana diketahui,
kadar lemak yang abnormal dalam sirkulasi darah (terutama kolesterol) dapat
mendatangkan masalah jangka panjang, seperti risiko terjadinya penyempitan
pembuluh darah (aterosklerosis).
Di samping itu, hasil penelitian lain yang dilakukan oleh peneliti yang sama, juga
menemukan manfaat lain dari apel yang mampu mencegah kanker payudara.
Kendati percobaannya masih dilakukan terhadap hewan, namum para peneliti
optimis bahwa apel benar-benar mampu mencegah kanker payudara pada tubuh
manusia.
Hingga kini kanker payudara masih merupakan penyakit menyeramkan, terutama
bagi wanita yang memasuki usia 30 tahun ke atas. Menyeramkan, karena menurut
anggapan orang penyakit ini akan mengantarkan pada kematian. Memang tidak
bisa dipungkiri bahwa penyakit ganas ini memang menjadi salah satu pembunuh
utama wanita di dunia, setelah kanker rahim.
Bagi wanita, penyakit ini sering menjadi penyebab hilangnya rasa percaya diri,
karena bila kanker payudara yang dideritanya telah mencapai stadium lanjut
seringkali ia harus merelakan salah satu payudaranya untuk diangkat, bahkan
mungkin keduanya. Meski kanker payudara juga bisa menyerang pria, namun
wanita memiliki risiko yang lebih tinggi. Risiko ini akan lebih meningkat bila terdapat
riwayat kanker payudara dalam keluarganya. Misalnya ibu atau salah satu saudara
kandungnya pernah menderita penyakit kanker payudara.
Wanita yang mengalami haid lebih cepat, yaitu sebelum usia 12 tahun, melahirkan
setelah usia 35 tahun, melahirkan dan tidak pernah menyusui, tidak menikah atau
menikah tapi tidak punya anak, banyak mengkonsumsi lemak di usia remajanya,
atau kegemukan juga termasuk yang berisiko terhadap kanker payudara. (to/is)
sumber : Eramuslim

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar