Jumat, 24 Juni 2011

Ayo Koleksi Tanaman Herbarium


Alat dan Bahan:
-           Potongan tanaman
-          Gunting tanaman
-          Alkohol 70%
-          Kertas konkord
-          Kertas koran
-          Kuas
-          Lem UHU
-          Spidol
-          Kertas tisu
-          Buku saku
-          Buku referensi tentang klasifikasi tumbuhan

Langkah kerja:
1.         1. Cari tanaman menarik yang ada di sekitar Anda. Sebelum mengambil tanaman tersebut, catat dahulu ciri-ciri tanaman seperti bentuk daun, bunga, batang, akar, habitat, lokasi, dan tanggal pengambilannya.
2.       2. Potong bagian tanaman yang akan Anda koleksi meliputi bagian daun, batang, bunga, akar, menggunakan gunting tanaman. Hati-hati menggunting setiap bagian tanaman.
3.       3. Potongan tanaman dicuci dengan air bersih sampai kotoran debu, tanah, dan daun kering benar-benar bersih. Angin-anginkan hingga bersih.
4.       4. Dengan kuas, bersihkan potongan tanaman menggunakan cairan alkohol 70%.
5.      5. Sisipkan potongan tanaman ke dalam lembaran kertas koran. Tumpuk di antara majalah atau buku agar bentuknya memipih.
6.       6. Setiap dua hari sekali, bersihkan kembali potongan tanaman dengan cairan alkohol agar tidak ditumbuhi jamur. Jika potongan tanaman sudah benar-benar kering, Anda dapat menghentikan penggunaan alkohol.
7.       7. Setelah sebulan atau potongan tanaman telah  benar-benar kering, pindahkan ke atas kertas konkord, dan rekatkan denagn lem UHU.
8.       8. Tulis ciri-ciri tanaman menarik tersebut pada kertas konkord. Jangan lupa beri keterangan nama tanamannya, nama latin (lihat di buku referensi), keterangan ciri-ciri tanaman, serta tanggal pengambilan sampel tanaman. Koleksi herbarium pun sudah jadi.

Apa yang terjadi?
Herbariium adalah tanaman yang dikoleksi dalam bentuk kering dan basah.

Perlu Anda Ketahui
Herbarium adalah spesimen (potongan tubuh tumbuhan) awetan yang diberi label (keterangan). Spesimen yang dijadikan herbarium dikeringkan dan ditekan hingga pipih, kemudian ditempelkan di atas kertas tebal lalu diberi label data (keterangan). Label berisi informasi tumbuhan yang dikoleksi, seperti nama latin dan asal tumbuhan, tanggal pengambilan, dan nama kolektor. Lembaran herbarium mempunyai ukuran dan susunan tertentu, dan disimpan dalam laci penyimpanan yang dibentuk khusus. Dalam laci penyimpanan, spesimen disusun berdasarkan klasifikasi, yaitu kelompok yang sama dalam suku (famili), marga (genus), dan jenis (spesies), juga berdasarkan lokasi geografi tersebut diambil.

Tujuan dari koleksi herbarium adalah mengawetkan dan menyusun arsip keragaman tumbuhan. Pengawetan bagian pada tumbuhan tertentu seringkali tidak sama perlakuannya. Spesimen (sampel tumbuhan) dapat dipecah menjadi beberapa bagian. Bagian tumbuhan yang berukuran besar, misalnya biji cemara dapat disimpan dalam kotak khusus. Organ khusus seperti bunga anggrek dapat disimpan dalam toples. Setiap lembar herbarium dapat juga disertakan dengan foto tumbuhan sebagai pelengkap keterangan.

Pustaka
Sudarjo, Nita, Ina Suryono. 2009. ENSIKLOPEDIA IPA Percobaan Sains . Jakarta: Lentera Abadi.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar