Rabu, 17 Agustus 2011

Di Mana Hati Itu

Yaa Rabbii..
Sungguh hamba tak berdaya kini
Hati hamba tak setegar batu karang di lautan
Yang kian terkikis oleh deburan dan hantaman ombak dengan kerasnya
Bagai kelopak bunga yang gugur lalu terbawa angin entah kemana
Bicara dalam hening pun hamba tak mampu
Kata-kata itu hanya tersimpan dalam kalbu
Tak mampu untuk beranjak membawa hampa
Entah apa yang mengiring hamba ke jalan ini
Hamba mengerti jiwa ini harus terus bertahan
Hati ini harus tetap tegar
Raga ini pun harus tetap berdiri kokoh

Yaa Rabbii..
Sungguh tak ada yang lain yang dapat kuandalkan
Sungguh tak ada yang lain yang dapat menentramkan jiwa ini
Sungguh tak ada yang hamba butuhkan kecuali Engkau
Sungguh, Engkau lah segalanya
Kau tahu yang terbaik untuk hamba-hamba-Mu
Bahkan dalam keadaan seperti ini
Hanya Kau yang setia menerima segala masalah  yang hamba adukan pada-Mu

Hamba tahu, hamba sadar
Sedari dulu hingga detik ini
Hamba bukanlah hamba yang sempurna bagi-Mu
Bahkan isi hati dan pikiranku pun Kau tahu itu

Kau mengerti apa yang hamba inginkan
Dan Kau pun lebih mengetahui apa yang hamba butuhkan
Yaa Allah..
Tunjukkanlah jalan-Mu pada hamba
Jalan yang harus hamba lalui agar mendapatkan hati itu
Apapun akan hamba lakukan, InsyaAllah

Atas nama-Mu , Yaa Allah
Berikan hati yang terbaik bagi hamba
Dan berikan jalan yang dapat mengajari hati ini agar menjadi hati yang terbaik pula baginya

"... dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik, dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula)." (Q.S An-Nuur : 26)

Aamiin..

Bandung, 17 Ramadhan 1432 H

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar